Fellycia
Senin, 11 Januari 2021
Teks Ekplanasi
Kamis, 19 November 2020
Resensi Buku Nonfiksi
Resensi Buku
Judul Buku : Produk Kreatif dan Kewirausahaan
Penyusun : Dody Kusmana
Penerbit : Yudhistira
Tahun Terbit : 2019
Tebal : 176 halaman
ISBN : 978-602-445-417-3
Buku Produk Kreatif dan Kewirausahaan ini disusun oleh Dody Kusmana dan diterbitkan oleh Yudistira. Buku ini untuk Kelas XII SMK/MAK dan disusun berdasarkan Kurikulum 2013 edisi revisi 2017 dengan tujuan memperkuat kompetensi siswa dari sisi spritual,sikap,pengetahuan dan keterampilan secara utuh.
Didalam buku ini terdapat tujuh bab untuk dipelajari. Setiap bab berisi materi seperti produksi massal, perakitan produk, pengujian & evaluasi produk, produk & jasa , media promosi & strategi pemasaran, menilai perkembangan usaha, dan menyusun laporan keuangan.Materi pembelajaran tersebut yang membekali siswa dengan pengetahuan dan keterampilan.
Dengan adanya buku ini, diharapkan bisa memeberikan konstribusi terbaik bagi kemajuan dunia pendidikan dalam rangka mempersiapkan generasi yang cerdas dan tangguh di masa depan.
Kelebihan :
- Terdapat ilustasi sehingga meningkatkan keinginan belajar
-Terdapat rangkuman disetiap akhir bab yang mempermudah untuk memahami materi.
-Buku ini mendorong siswa untuk memiliki sikap sosial dan spritual
Kekurangan :
-Buku mudah robek
Rabu, 04 November 2020
Rangkuman Buku Fiksi dan NonFiksi
Buku Fiksi dan NonFiksi
Buku Fiksi
PENGERTIAN FIKSI
Teks cerita fiksi adalah suatu karya sastra yang berisi cerita rekaan, yang didasari imajinasi pengarangnya ( bukan kejadian nyata ), dan hanya berdasarkan angan angan fantasi pengarang.
STRUKTUR FIKSI
Struktur teks cerita fiksi tak jauh berbeda dengan struktur cerpen. Dimana struktur cerita fiksi terdiri dari 6 unsur berikut
1. Abstrak, bagian ini adalah bagian opsi, yang boleh ada dan boleh tidak ada dan bagian ini juga menjadi suatu inti dari sebuah karangan teks cerita fiksi
2. Orientasi, bagian ini berisi tentang pengenalan tokoh yang terlibat dalam cerita dan bagian ini pula yang menjadi bagian awal dari penjelasan dari teks cerita fiksi di sebuah novel
3. Komplikasi, pada bagian ini saat saat dimulainya suatu permasalahan ( munculnya masalah) dari tesk cerita fiksi dan menjadi daya tarik tersendiri pembaca pada sebuah novel
4. Evaluasi, pada bagian ini jika dalam teks novel adalah bagian pemecahan masalah atau penyelesaian masalah yang sedang di hadapi oleh para tokoh.
5. Resolusi, pada bagianini merupakan suatu inti pemecahan masalah dari masalah masalah yang di hadapi tokoh, dan menjadi akhir penyelesaian masalah pakah dapat berakhir dengan baik atau pun berakhir dengan tidak baik
6. Koda atau reorientasi, merupakan akhir cerita yang berisi kesimpulan suatu cerita dan menjadi penutup yang berisi amanat dan pesan moral yang dapat di petik atau di teladani dari teks cerita fiksi.
CIRI CIRI BUKU FIKSI
·Bersifat rekaan atau imajinasi
·Menggunakan bahasa yang konotatif atau tidak sebenarnya
·Tidak mempunyai sistematika yang baku
·Memiliki pesan moral atau amanat yang disampaikan kepada pembaca
·Ketika dibaca ceritanya membuat pembaca menjadi merasakan yang sedang diceritakan.
KAIDAH KEBAHASAAN BUKU FIKSI
·Menggunakan perumpamaan yang sering digunakan untuk membandingkan sebuah benda atau yang seing disebut juga dengan METAFORA
·Menggunakan kata ganti tertentu dan gaya bahasa yang digunakan memiliki pertalian yang kuat atau sering disebut juga dengan METONIMIA
·Menggunakan persamaan atau SIMILE, yang digunkan sebagai pendamping yang menyatakan sesuatu
Buku NonFiksi
PENGERTIAN BUKU NON FIKSI
Cerita non fiksi adalah cerita yang di buat berdasarkan fakta yang benar benar terjadi di kehidupan sehari hari. Dengan kata lain cerita non fiksi adalah cerita yang benar terjadi buakan imajinasi pengarang. Sehingga semua hal yang dituliskan benar terjadi dalam kehidupan sehari hari dan bukan rekaan.
Perbedaan fiksi dan non fiksi terletak pada imajener atau fakta dan tidak fakta (rekaan), namun dengan perbedaan tersebut tidak mengubah gaya bahasa yang digunakan dalam pembuatan cerita. Bahasa yang di gunakan bersifat denotative yang mengarang pada pengertian yang terbatas.
STRUKTUR NON FIKSI
Struktur non fiksi hamper sama dengan struktur novel yaitu ada 3 struktur sebagai berikut:
1. Orientasi,bagian ini berisi tentang pengenalan tokoh yang terlibat dalam cerita dan bagian ini pula yang menjadi bagian awal dari penjelasan dari teks cerita fiksi di sebuah novel
2. Urutan peristiwa, berisi urutan peristiwa yang terjadi dala cerita mulai dari awal permasalahan sampai akhir permasalahan.
3. Reorientasi, merupakan akhir cerita yang berisi kesimpulan suatu cerita dan menjadi penutup yang berisi amanat dan pesan moral yang dapat di petik atau di teladani dari teks cerita fiksi.
CIRI CIRI BUKU NON FIKSI:
1. Menyajikan temuan baru atau menyajikan temuan yang sudah ada namu di perbarui menggunakan fakta yang ditemukan kembali
2. Ide yang tertulis secara jelas da sistematis
3. Menggunakan istilah asing yang kadang dicampur seperti handphone, gadget.
KAIDAH KEBAHASAAN BUKU NON FIKSI
1. Menggukan kata baku yang terkesan resmi dan formal
2. Cerita yang dituliskan terkesan santai cerita demi cerita yang terjadi dikrehidupan sehari hari
3. Mengukakan kat asing dan kata yang belum termasuk kata serapan
LANGKAH LANGKAH MENGANALISIS BUKU FIKSI DAN NON FIKSI
1. Membaca teks ulang dalam buku
2. Memeahami teks dala buku
3. Menyimpulkan amanat yang tersirat ataupun tersurat
Literasi Buku Fiksi dan Non Fiksi
Buku fiksi adalah buku yang berisi cerita atau kejadian yang tidak sebenarnya. Sedangkan buku nonfiksi adalah buku yang berisikan kejadian sebenarnya yang disampaikan menurut pendapat/opini/kajian penulis.
Dengan kata lain, buku fiksi adalah buku yang di dalamnya berisi cerita rekaan atau khayalan. Sedangkan buku nonfiksi adalah buku yang dibuat berdasarkan fakta dan kenyataan.
Contoh buku fiksi yaitu buku cerita anak, dongeng, novel, cerita pendek (cerpen), fabel, dan komik.
Contoh buku nonfiksi yaitu buku pelajaran, buku ensiklopedia, esai, jurnal, dokumenter, biografi, dan laporan ilmiah (makalah, skripsi, tesis, disertasi).
Unsur-Unsur Buku Fiksi dan Non Fiksi
Unsur-unsur buku fiksi meliputi bagian:
·Cover Buku
·Rincian Sub Bab Buku
·Judul Sub Bab
·Tokoh dan Penokohan
·Tema Cerita
·Bahasa yang digunakan
·Penyajian alur cerita
Sedangkan unsur-unsur buku nonfiksi meliputi bagian:
·Cover Buku
·Rincian Sub Bab Buku
·Judul Sub Bab
·Isi Buku
·Cara menyajikan isi buku
·Bahasa yang digunakan
·Sistematika penulisan
Dalam hal kegiatan mengomentari buku fiksi dan nonfiksi, unsur-unsur yang tertera di atas merupakan acuan dasar. Boleh saja semua unsur dimasukkan ke dalam komentar, boleh juga hanya sebagian.
Langkah Menyusun Tanggapan terhadap Buku yang dibaca
1. Jenis Buku
Jenis/bentuk buku itu apakah roman, novel, biografi, atau yang lain. Selain itu seorang resentator menyebutkan juga buku termasuk buku fiksi atau nonfiksi.
2. Keaslian Ide
Buku itu apakah benar-benar merupakan karya asli dari pengarangnya atau merupakan jiplakan dari buku lain yang pernah terbit.
3. Bentuk
Bagaimana mengenai bentuk atau format dari buku itu. Apakah bentuknya, kertas, ilustrasi cover, jenis huruf yang dipakai, dan sebagainya.
4. Isi dan Bahasa
Dilihat dari segi isi, resentator perlu memperhatikan unsur-unsur intrinsiknya, yaitu tentang tema, alur, perwatakan, sudut pandang dan sebagainya.
Bahasa dalam buku itu dapat ditinjau dari segi struktur kalimat, gaya bahasa/style, ungkapan dan lain-lain. Apakah bahasa yang digunakan memakai bahasa sehari-hari yang segar tidak menjemukan, mudah dimengerti oleh pembaca, dan sebagainya. Mudah dipahami atau sukar diterima pembaca. Pengujian materi mendapat perhatian juga dari resentator.
5. Simpulan
Akhirnya seorang penulis resensi harus dapat menyimpulkan, apakah buku itu baik dan perlu dibaca atau tidak.
·menulis data buku yang dibaca,
·menulis ikhtisar isi buku,
·mendaftar butir-butir yang merupakan kelebihan dan kekurangan buku,
·menuliskan pendapat pribadi sebagai tanggapan atau isi buku, dan
·memadukan ikhtisar dan tanggapan pribadi ke dalam tulisan yang utuh.
Sebuah resensi harus memuat hal-hal sebagai berikut :
1. Data buku atau identitas buku
a. Judul buku
Jika buku yang akan kamu resensi adalah buku terjemahan, akan
lebih baik jika kamu menuliskan judul asli buku tersebut.
b. Penulis atau pengarang
Jika buku yang diresensi adalah buku terjemahan, kamu harus
menyebutkan penulis buku asli dan penerjemah.
c. Nama penerbit
d. Cetakan dan tahun terbit
e. Tebal buku dan jumlah halaman
2. Judul Resensi
Judul resensi boleh sama dengan judul buku, tetapi tetap dalam konteks buku itu.
3. Ikhtisar Isi Buku
Dalam meresensi buku, seorang peresensi harus menulis buku yang hendak diresensi. Ikhtisar adalah bentuk singkat dari suatu karangan atau rangkuman. Ikhtisar merupakan bentuk singkat karangan yang tidak mempertahankan urutan karangan atau buku asli, sedangkan ringkasan harus sesuai dengan urutan karangan atau buku aslinya. Adapun hal-hal yang harus diperhatikan dalam membuat ikhtisar isi buku adalah sebagai berikut.
a. Membaca naskah/buku asli
Penulis ikhtisar harus membaca buku asli secara keseluruhan untuk
mengetahui gambaran umum, maksud, dan sudut pandang pengarang.
b. Mencatat gagasan pokok dan isi pokok setiap bab
c. Membuat reproduksi atau menulis kembali gagasan yang dianggap
penting ke dalam karangan singkat yang mempunyai satu kesatuan yang padu.
4. Kelebihan dan Kekurangan Buku
Penulis resensi harus memberikan penilaian mengenai kelebihan dan kelemahan buku yang disertai dengan ulasan secara objektif.
5. Kesimpulan
Penulis resensi harus mengemukakan apa yang diperolehnya dari buku yang diresensi dan imbauan kepada pembaca. Jangan lupa cantumkan nama kamu selaku peresensi.
Hubungan Antar Unsur Buku Fiksi / Non Fiksi
Dengan mengamati setiap unsur yang yang terkandung di dalam buku fiksi dan nonfiksi, kita dapat menyimpulkan bahwa sebagian unsur memiliki kesamaan dan sebagian yang lain berbeda. Unsur yang sama-sama dimiliki baik buku fiksi maupun buku nonfiksi yaitu:
·Sampul / Cover
·Sub Bab
·Judul Sub Bab
Dalam hal perbedaan, buku nonfiksi memiliki isi yang ilmiah/aktual/faktual, disajikan dengan bahasa baku, dan memiliki sistematika penulisan standar. Sedangkan buku fiksi memiliki tokoh dan penokohan sebagai pelaku cerita, didukung dengan tema, disajikan dengan bahasa variatif (biasanya tidak baku), dan dilengkapi dengan alur cerita yang beraneka ragam.
Sumber :
1.https://mradit-indonesia.blogspot.com/2019/11/pengertian-strukturciri-ciri-kaidah.html
2.https://istianibi66.wordpress.com/2019/04/10/bab-8-literasi-unsur-buku-fiksi-dan-nonfiksi/
Jumat, 02 Oktober 2020
Teks Editorial
Ma'ruf Amin Tak Masalah Jika Vaksin Corona Tak Halal : Kondisi Darurat
Minggu, 06 September 2020
Puisi dari Teks Cerita Sejarah
Teks Pribadi Pahlawan R.A Kartini
Orientasi
Raden Ajeng Kartini atau yang kita kenal dengan Ibu Kartini. Dia adalah salah satu keturunan keluarga terpandang yang lahir pada tanggal 21 April 1879.
Dan keluarganya yang mewariskan suatu hal yaitu pendidikan. Beliau pernah duduk dibangku sekolah dasar sampai tamat sekolah sekolah dasar.
Beliau gak pernah puas akan ilmu pengetahuan dan membuat beliau ingin melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi.
Tapi, ayahnya gak sependapat dengan beliau buat melanjutkan pendidikanya. Tahu sikap ayahnya seperti itu, beliau sedih tapi gak bisa mengubah keputusan ayahnya.
Peristiwa dan Masalah
Adat dikeluarganya yaitu seorang gadis atau wanita yang belum menikah belum dibolehkan keluar rumah atau juga disebut dipingit.
Buat mengisi waktu luangnya beliau membaca buku ilmu pengetahuan yang dia miliki.
Beliau emang gemar membaca atau kutu buku dan jadi keseharianya saat banyak waktu luang.
Bahkan dia gak takut buat bertanya kepada ayahnya, kalo dia gak mengerti atau kurang paham.
Kartini mempunyai teman yang banyak di Belanda dan sering bekomunikasi dengan mereka.
Bahkan pernah meminta kepada Mr.J.H. Abendanon buat memberikan dirinya beasiswa buat bersekolah di Belanda.
Belum sempat menyampaikan keinginanya beliau dinikahkan dengan Adipati Rembang yang bernama Raden Adipati Oyodiningrat.
Walaupun begitu beliau gak berhenti buat bercita – cita dan karena suaminya juga mendukung cita – citanya.
Dengan ketekunan dan kegigihan dari beliau dan suaminya mendirikan sekolahan wanita di Semarang, Surabaya, Yogyakarta, Madiun, Cirebon, dan Malang.
Sekolahan tersebut diberi nama dengan dengan sekolahan kartini.
Pada tanggal 17 September 1904 Kartini meninggal dunia pada usia 25 saat melahirkan anak pertama dan satu – satunya.
Lalu, kisah beliau jadi pelopor emansipasi wanita ditanah jawa.
Kemudian, kisah R.A Kartini di bukukan oleh Abendanon dengan judul “Door Duistemis Tot Licht” atau yang di kenal dengan “Habis Gelap Terbitlah Terang”
Buku ini udah menginspirasi wanita di Indonesia gak cuma pada waktu itu, tapi sampai sekarang juga masih.
Reorientasi
Kamu gak boleh melupakan jasa R.A Kartini, tapi kamu harus mengenang jasa dan meniru sifatnya yang pantang menyerah terhadap masalah apapun. Karena, setia masalah pasti ada jalan keluarnya.
Sumber :https://cerdika.com/teks-cerita-sejarah/
Puisi :
R.A Kartini
Kartini
Kau adalah pahlawanku
Demi kaummu
Kau rela mengorbankan dirimu
Kau tak gentar
Kau tak takut
Kau pantang menyerah
Kau setarakan kami di mata dunia
Berkat mu
Kini kami bisa kelakukan hal yang kami inginkan
Tak lagi dipandang sepandang mata
Tak lagi menderita
Terima kasih ibu Kartini
Atas jasamu
Atas pengorbananmu
Namamu akan selalu ku ingat
Sabtu, 15 Agustus 2020
Rangkuman Bahasa Indonesia Cerita Sejarah
Cerita Sejarah
Sejarah kejadian nyata yang pernah terjadi. Frasa cerita sejarah menjadi pengertian yang lebih luas, yaitu cerita tentang peristiwa yang bernilai sejarah. Secara umum, cerita sejarah digolongkan ke dalam teks narasi.
Teks cerita sejarah adalah teks yang menjelaskan dan menceritakan tentang fakta dan kejadian masa lalu yang menjadi latar belakang terjadinya sesuatu yang mempunyai nilai sejarah. atau definisi lainnya yaitu teks cerita yang berdasarkan catatan-catatan peristiwa masa lampau dikembangkan berdasarkan bukti bukti yang ditemukan yang nantinya menjadi teks kenyataan sejarah.
Ciri – Ciri Teks Cerita Sejarah :
-Disajikan secara kronologis atau urutan peristiwa atau urutan kejadian.
-Bentuk teks cerita ulang (recount)
-Struktur teksnya: orientasi, urutan peristiwa, reorientasi.
-Sering menggunakan konjungsi temporal.
-Isi berupa fakta.
Struktur Teks Sejarah :
-Judul
-Orientasi, adalah pengenalan dari sebuah cerita atau peristiwa sejarah
-Rangkaian kejadian, adalah rekaman peristiwa sejarah yang biasanya disampaikan secara kronologis
-Komplikasi, adalah saat terjadinya sebuah masalah yang dihadapi oleh sang tokoh utama dalam cerita
-Resolusi, adalah bagian di mana masalah terpecahkan
Kaidah Teks Sejarah :
-Bersifat nonfiktif
-Menggunakan bahasa naratif
-Penggunaan kalimat yang menjadi masa lampau.
-Penggunaan fungsi keterangan tempat dan waktu
-Penggunaan Konjungsi Temporal seperti : kemudian, setelah dan lalu
-Penggunaan Konjungsi Kasualitas, seperti : karna, sebab, karena itu dan lainnya
Ciri Kebahasaan Teks Sejarah
ditandai dengan adanya pronomina atau kata ganti, kata-kata yang menunjukkan kejadian atau peristiwa (frasa adverbial), adanya kata kerja (verba) material, dan konjungsi (kata penghubung) temporal.
- Pronomina, merupakan kata yang digunakan untuk menggantikan benda dan menamai seseorang atau secara tidak lansung
1.Kata ganti orang pertama tunggal,
Misalnya : saya, aku, beta, sahaya
2 Kata ganti orang pertama jamak
Misalnya : kami, kita
3.Kata ganti orang kedua tunggal
Misalnya : kamu,engkau, kau, anda, dikau
4.Kata ganti orang kedua jamak
Misalnya : kalian
5.Kata ganti orang ketiga tunggal
Misalnya : dia, ia, beliau, -nya
6.Kata ganti orang ketiga jamak
Misalnya : mereka
- Frasa Adverbial, merupakan kata yang menunjukkan kejadian atau peristiwa, waktu, dan tempat
-Verba Material, merupakan kata yang berfungsi untuk menunjukkan aktivitas atau perbuatan nyata yang dilakukan oleh partisipan
-Konjungsi Temporal (kata sambung waktu) berguna untuk menata urutan-urutan peristiwa yang diceritakan, teks cerita sejarah banyak memanfaatkan konjungsi (kata penghubung) temporal
Jenis – Jenis Teks Sejarah
Sejarah Fiksi
sejarah fiksi terdiri dari :
A. Novel adalah karya fiksi prosa yang ditulis secara naratif, umumnya dalam bentuk cerita. Penulisnya disebut novelis
B.Cerpen adalah cerita pendek berbentuk prosa naratif fiktif. Cenderung padat dan langsung pada tujuan nya dibandingkan dengan karya fiksi lainnya yang umumnya lumayan panjang.
C.Legenda adalah cerita prosa rakyat yang dianggap oleh sebagian orang merupakan sesuatu yang benar-benar terjadi.
D. Roman adalah jenis karya sastra berbentuk prosa yang melukiskan perbuatan pelakunya menurut watak dan jiwa masing-masing. Roman bisa juga disebut kisah percintaan
Sejarah Non-Fiksi
Sejarah non-Fiksi terdiri dari :
A. Biografi adalah keterangan kehidupan seseorang yang ditulis oleh orang lain.
B. Autobiografi adalah kisah atau keterangan hidup yang ditulis oleh orang itu sendiri.
C. Cerita Perjalanan adalah teks yang menceritakan tentang perjalanan.
D. Catatan Sejarah adalah teks yang menceritakan fakta atau kejadian masa lalu yang menjadi latar belakang sesuatu mempunyai nilai sejarah.
Perbedaan Sejarah Fiksi dan Non-Fiksi
Sejarah Fiksi :
-Jalan cerita disusun berdasarkan dunia nyata.
-Gambaran kehidupan batin seorang tokoh lebih dalam.
-Pengembangan karakter tokoh tidak sepenuhnya terungkap.
-Menyajikan kehidupan sesuai pandangan pengarang.
Sejarah Non-Fiksi :
-Tersusun oleh fakta yang objektif.
-Gambaran kehidupan tokoh ditulis lebih lengkap berdasarkan fakta.
-Menyajikan kehidupan sesuai data dan fakta.
Fungsi Teks Cerita Sejarah
a. Fungsi rekreatif, memberikan rasa gembira dan senang kepada pembaca
b. Fungsi inspiratif, memberikan inspirasi, imajinasi, dan kreatifitas untuk keberlangsungan hidup berbangsa dan bernegara untuk lebih baik lagi
c. Fungsi intruktif, sebagai alat bantu dalam pembelajaran
d. Fungsi edukatif, dapat dijadikan petunjuk dan pelajaran kehidupan bagi manusia dalam berperilaku
Membandingkan 2 Teks Cerita Sejarah
-Mencari persamaan dan perbedaan diantara dua teks cerita sejarah berdasarkan parameter tertentu
-Parameter yang digunakan adalah struktur teks cerita sejarah, kaedah kebahasaan yang digunakan dan isi teks cerita sejarah
- Tujuan membandingkan 2 teks cerita sejarah yaitu untuk menilai persamaan dan perbedaan kedua teks sehingga melatih daya kritis saat membaca dan menganalisis kedua teks tersebut
Langkah-Langkah Membandingkan 2 Teks Sejarah
-Membaca kedua teks cerita sejarah secara teliti
-Mencatat kata, istilah, ungkapan, yang tidak dimengerti dalam teks tersebut
-Mencari arti kata, istilah, ungkapan, yang tidak dimengerti dalam teks tersebut dalam kamus atau internet
-Membuat parameter perbandingan yang terdiri atas struktur isi teks, gaya bahasa dan isi teks
-Menganalisis persamaan dan perbedaan dari kedua teks cerita sejarah berdasarkan parameter yang telah dibuat
-Membuat kesimpulan berdasarkan persamaan dan perbedaan tersebut
Senin, 15 Juni 2020
Puisi Corona
Doa
Tuhanku...
Dalam diam aku menyebut namaMu
Berdoa memohon perlindunganMu
Sebuah virus yang tiba-tiba merebak
Datang tanpa diundang, itulah virus corona
Resah karena kami semua tidak dapat beraktifitas
Resah karena kami semua menjadi jauh
Tapi karena corona juga,
Kita lebih peduli mengenai diri kita
Kita lebih peduli mengenai lingkungan kita
Kita lebih peduli mengenai kesehatan
Kini kami hanya bisa memohon padaMu
Lindungilah kami dari wabah tersebut
Sehingga kami bisa berkumpul kembali
Teks Ekplanasi
Teks Eksplanasi dari Iklan Pizza Indentifikasi Fenomena Piza (menurut KBBI) (atau pizza) adalah hidangan gurih dari Italia sejenis adonan bu...


